Satu-satunya Wakil Asia Tenggara Tergabung di Grup Neraka Liga Champions Asia 2018

06.03
Babak kualifikasi Liga Champions Asia 2018 yang mempertemukan wakil asal Qatar, Al Gharafa melawan wakil asal Uzbekistan, Pakhtakor, pada tanggal 31 Januari 2018 lalu, merupakan pertandingan terakhir di babak ketiga kualifikasi kasta tertinggi antar klub di Benua Asia.


Al Gharafa yang saat ini diperkuat oleh eks pemain timnas Belanda, Wesley Sneijder, sukses meraih kemenangan dengan skor 2-1 dimana salah satu gol dari Al Gharafa dicetak oleh Sneijder pada menit ke 21 melalui titik putih. Kemenangan ini membuat Al Gharafa melengkapi slot 32 klub terbaik asal Asia yang akan berlaga di Liga Champions Asia 2018.

Sayangnya, dari ke-32 klub yang dipastikan ikut berkompetisi di Liga Champions Asia tahun ini, tidak ada satupun klub yang berasal dari Indonesia. Pasalnya, klub asal Indonesia yang memiliki kesempatan untuk bisa ikut berlaga di Liga Champions Asia 2018, Bali United, harus gugur di babak kedua kualifikasi, usai dikalahkan oleh klub asal Thailand, Chiangrai United.


Kekalahan tersebut membuat Bali United harus puas berlaga di AFC Cup atau kompetisi kasta kedua dibawah Liga Champions Asia, bersama dengan wakil Indonesia lainnya, Persija Jakarta. Tidak hanya Bali United yang harus mengubur impian untuk dapat berlaga di kompetisi tertinggi antar klub benua kuning tersebut.

Pada babak selanjutnya, klub yang menggugurkan Bali United, Chiangrai United, juga harus mengubur impiannya usai dikalahkan raksasa asal Tiongkok, Shanghai SIPG. Wakil dari Thailand tersebut harus mengakui keunggulan permainan Shanghai SIPG yang diperkuat oleh pemain bintang yang berlabel dunia seperti Oscar dan juga Hulk.


Pada babak ketiga kualifikasi tersebut, nampaknya belum cukup berpihak kepada para wakil dari Asia Tenggara. Selain Chiangrai United, tiga wakil lainnya yakni asal Filipina, Thailand, dan juga Vietnam, harus babak belur pada babak tersebut. Dilansir dari football-tribe.com, Rabu, (31/1/2017), jawara Liga Filipina, Ceres-Negros, yang sempat mengejutkan karena menjungkalkan Brisbane Roar (Australia), harus mengakui keunggulan Tianjin Quanjian dengan skor 2-0. Lalu Muangthong United yang menjadi perwakilan Thailand di babak ini bersama Chiangrai United, digilas wakil asal Jepang, Kashiwa Reysol, tiga gol tanpa balas.

Sementara itu wakil asal Vietnam, FLC Thanh Hoa, menjadi wakil Asia Tenggara paling mengenaskan lantaran dihajar Suwon Bluewings asal Korea Selatan dengan skor 5-1. Satu-satunya Wakil Asal Asia Tenggara. Kegagalan empat wakil asal Asia Tenggara lolos ke fase grup Liga Champions Asia 2018 membuat Asia Tenggara hanya mempunyai satu wakil pada kompetisi tersebut. Wakil tersebut adalah juara asal negeri gajah perang, Thailand, Buriram United.


Menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara pada Liga Champions Asia tahun ini tidak langsung membuat Buriram United bisa bernafas lega. Pasalnya, klub yang bermarkas di Chang Arena tersebut harus menerima kenyataan kala tergabung di grup neraka Liga Champions Asia 2018. Tergabung di grup G, Buriram akan menjajal kekuatan tiga klub raksasa asal Asia Timur yang namanya juga sudah terkenal di dunia. Dilansir dari bola.net, Rabu, (31/1/2018), Buriram United akan berduel dengan raksasa asal Tiongkok yang juga Juara Chinese Super League, Guangzhou Evergrande, lalu peringkat ketiga di J.League, Gamba Osaka, dan runner up K-League Classic, Jeju United dari Korea Selatan.

Bukan tugas yang mudah bagi Buriram untuk bisa bersaing di grup tersebut tentunya. Untuk mendapatkan tiga poin dari satu kemenangan pun boleh dibilang mustahil, tetapi dalam sepakbola tidak ada yang tidak mungkin. Mengingat Buriram yang dihuni mayoritas pemain bintang asal Thailand seperti Suchao Nutnum dan Supachok Sarachat tentu tak ingin membuat malu dengan menjadi bulan-bulanan publik sepakbola Asia Tenggara dan Thailand khususnya yang sejatinya dianggap sebagai salah satu kekuatan baru pada sepakbola di Asia saat ini.

Semoga saja Buriram United bisa membuat harum sepakbola Asia Tenggara lewat Liga Champions Asia tahun ini.

Sumber

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

Tidak ada komentar