Ya, pada hari Kamis, 22 Februari 2018 adalah hari dimana AS Roma akan bertandang ke Metalist Stadium, yang merupakan markas besar salah satu klub rakasasa Ukraina, Shaktar Donetsk untuk menjalani leg perdana babak 16 besar liga Champions 2017/2018.
Radja Nainggolan, yang merupakan pemain inti AS Roma tentu sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin, demi mendapatkan hasil positif. Meski tidak bermain di kandang sendiri, AS Roma diprediksi tetap mampu tampil solid.
Kemenangan di pertemuan pertama akan membuat kedua Tim memiliki kepercayaan diri tinggi ketika pertemuan di leg kedua nanti. Kedua Tim sudah seringkali bertemu di Liga Champions.
Dari 4 pertemuan yang pernah dijalani oleh keduanya, wakil dari Ukraina itu lebih diunggulkan. Mengapa? Ini karena, AS Roma baru meraih 1 kemenangan, sementara Shakhtar Donetsk sudah 3 kali kandaskan Serigala Roma.
Terakhir kali kedua Tim bertemu di Liga Champions pada 11 Maret 2011 lalu, dimana saat itu AS Roma harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor telak 3-0. Ketiga gol Shakhtar Donetsk dicetak oleh Willian (58', 18') dan Eduardo (87'), seperti yang baru saja dikutip dari uefa.com (14/2/2018).
Tentu saja, ini menjadi misi khusus bagi pemain keturunan Indonesia, Radja Nainggolan yang berposisi sebagai midfielder, untuk menyeimbangkan lini tengah menjadi lebih baik.
Catatan buruk yang terjadi 7 tahun lalu itu harus segera dihapus, dan memastikan lolosnya AS Roma ke babak 8 besar Liga Champions. Namun kini pertanyaannya adalah, mampukah Radja Nainggolan membawa AS Roma meraih kemenangan?
Sumber



